MEMIKAT HRD DENGAN SURAT LAMARAN DAN CV

Surat lamaran dan curriculum vitae (CV) merupakan kunci pertama pembuka gerbang karir idaman Anda. Dengan surat lamaran dan CV inilah, perusahaan mengenal dan mengetahui kualifikasi Anda. Maka, pembuatannya tidak boleh asal jadi, tapi harus benarbenar menarik HRD perusahaan yang Anda lamar.

Sebelum menulis, pastikan Anda tahu

MEMILIH LOWONGAN PEKERJAAN

Memilih adalah sesuatu pekerjaan yang tidak gampang, begitu pula dalam memilih lowongan pekerjaan yang ideal. Banyak orang yang terjebak dengan lowongan yang sudah dipublikasikan dengan tidak menganalisa jabatan pekerjaanya serta perusahaanya.
Ada beberapa alasan yang membuat orang salah dalam memilih lowongan pekerjaan, di antaranya karena minimnya jumlah lowongan pekerjaan yang sesuai dengan strata pendidikan dan bidang keahlian. Lantas bagaimana memilih lowongan pekerjaan yang ideal itu? Berikut ada beberapa tips memilih lowongan pekerjaan yang cocok agar sesuai dengan harapan.

KENALI POTENSI DIRI

Anda perlu menilai

Bagaimana tips sukses dalam menghadapi tes wawancara

Membaca dan memahami bahasa tubuh sangat penting untuk membuat Anda lolos wawancara kerja. Kemampuan komunikasi non-verbal memberikan nilai tambah untuk Anda sekaligus membantu untuk memperkirakan apa yang dipikirkan si pewawancara.


1. Jabat Tangan
Jabatan tangan memperlihatkan

Mengatasi Kejenuhan Saat Bekerja

Pernahkah anda merasa pekerjaan anda mulai terasa menyebalkan karena besarnya tekanan yang anda peroleh saat bekerja? Mungkin anda mulai merasa klien anda semakin rewel dan
cerewet, bos anda mulai bertingkah sangat menyebalkan dengan terus-menerus tidak puas
dengan pekerjaan atau bahkan mencela hasil kerja anda. Anehnya, hal tersebut baru terjadi
belakangan ini. Mungkin ini pertanda anda mulai mengalami apa yang dinamakan burnout atau
yang biasa kita sebut dengan kejenuhan (yang biasanya disebabkan oleh stres). Jangan
dianggap enteng lho, salah-salah bukan hanya pekerjaan tapi juga kesehatan anda yang
terganggu.

Ada beberapa aktivitas yang cukup efektif untuk mengatasi kejenuhan ini :

  1. Nikmati kehidupan di luar pekerjaan
    Jangan campuradukkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Saat anda mempunyai
    waktu luang/libur, nikmatilah dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu saat kembali
    kerja, mudah-mudahan anda akan kembali bersemangat.
  2. Buat kesalahan kecil
    Berbuat salah bukan berarti dunia kiamat, jadi jangan ragu-ragu. Sesekali buatlah
    kesalahan-kesalahan dalam pekerjaan (tapi jangan dalam hal-hal penting, salah-salah
    nanti anda malah dipecat!) yang mungkin terlihat lucu atau bodoh di mata orang lain.
    Secara tidak langsung, hal ini akan merangsang kreativitas dan imajinasi anda dalam
    bekerja. Plus, tantangan baru akan tercipta.
  3. Bicarakan dengan rekan kerja anda
    Kehidupan di metropolitan membuat seseorang menjadi cenderung individualis. Seringsering
    deh hang-out atau makan siang bareng dengan rekan-rekan kerja anda. Siapa
    tahu dengan ngobrol dengan rekan kerja, anda bisa menemukan solusi masalah. Bukan
    tidak mungkin rekan kerja anda pernah mengalami masalah yang sama dengan yang
    anda alami saat ini.
  4. Meditasi
    Semakin cepat anda bekerja, semakin mudah anda terserang stres. Untuk
    mengatasinya, selalu bawa kertas dan pensil untuk mencatat kejadian-kejadian yang
    membuat anda stres di sepanjang hari kerja. Kemudian setelah tiba di rumah, coba
    anda duduk dan renungkan hal-hal apa saja yang telah terjadi hari ini selama 5 sampai
    15 menit.
  5. Kenali diri sendiri
    Maksudnya di sini adalah mengenal bagaimana diri anda bereaksi saat bekerja dalam
    tekanan. Untuk mengetahuinya, tanyakan pada orang-orang yang mengenal anda
    dengan baik. Jangan merasa putus asa, ingatlah bahwa tidak ada masalah yang tidak
    dapat diselesaikan. Bila anda sudah mempunyai pemahaman ini, maka mengatasi
    masalah akan lebih mudah.
  6. Stres karena pekerjaan atau hal lain?
    Apakah anda merasa kesal karena tekanan yang anda alami di kantor atau bawaan dari
    masalah di rumah yang tidak terselesaikan. Dengan mengenali penyebab stres, maka
    akan lebih mudah menemukan jalan penyelesaiannya.
  7. Pertolongan tenaga profesional
    Seandainya anda tetap tidak bisa menemukan cara-cara yang efektif untuk mengatasi
    problema anda, ada baiknya anda menemui konselor/psikolog yang memang memiliki
    kemampuan untuk mengatasi hal- hal seperti ini. Jangan takut dianggap aneh, ini jaman
    modern mas/mbak!

Memancing Kreativitas

Berapa kali Anda merasa otak tiba-tiba kosong dan tidak tahu harus melakukan apa, yang sialnya selalu terjadi saat Anda dikejar deadline laporan yang harus diberikan pada atasan? Bukan hanya itu, Anda tidak bisa menulis apa-apa karena tidak ada bayangan apa yang harus ditulis, sehingga hanya mampu menatap kertas kosong dengan perasaan tak berdaya. Ups, jangan panik dulu. Ini kukan pertanda Anda mulai pikun (dan percaya deh, Anda tidak mengidap penyakit Alzheimer yang menyerang secara mendadak). Bisa jadi, hal ini disebabkan karena Anda harus mulai menyesuaikan diri dengan keadaan baru tersebut.

Jadi bagi Anda yang mungkin saat ini sedang pusing karena terlalu sibuk, istirahat dulu sebentar dan simak artikel berikut. Siapa tahu akan membantu.

  1. Lakukan pada waktu yang tepat
    Kebanyakan orang yang telah berumur berpikir lebih jernih pada pagi hari; sedangkan
    mereka yang lebih muda, pada siang hari. Temukan kapan waktu Anda yang tepat, dan
    selesaikan masalah-masalah yang memerlukan pemikiran di waktu-waktu tersebut.
  2. Pendidikan tinggi -- namun jangan terlalu berlebihan
    Pendidikan sekolah memiliki pengaruh besar dalam memupuk kreativitas seseorang
    terutama pada masa-masa akhir kuliah, namun penaruh tersebut mulai menurun
    setelah lulus. Pendidikan memang sangat penting, namun hal itu tidak menjamin
    kesuksesan Anda di bidang tersebut (alias banyak hal-hal lain yang harus diperhatikan).
  3. Mengikuti nasehat Konfusius
    salah satu petunjuk mengingat yang selalu digunakan oleh para ahli yang melakukan
    penelitian tentang ingatan : Supaya tidak lupa bila ada hal penting, tulis di secarik
    kertas. Sebagaimana kata pepatah Cina, tulisan yang tintanya tidak jelas bertahan lebih lama daripada ingatan paling kuat sekalipun.
  4. Tampil bersemangat dengan doping
    Penelitian menunjukkan kadar kafein dalam secangkir kopi dapat membantu kita
    berkonsentrasi terhadap sesuatu hal dengan lebih baik. Namun bagi Anda yang rentan
    atau mudah terkena depresi, sebaiknya jauhkan diri dari sentuhan kopi karena akan
    berakibat buruk bagi sel-sel otak.
  5. Hubungkan hal baru dengan yang lama
    Dengan menghubungkan informasi atau hal-hal baru dengan apa yang telah Anda
    ketahui, percaya deh, akan lebih mudah untuk mengingatnya kembali.
  6. Berlatih terus
    Belajar dan melatih kemampuan yang baru didapat dengan berulang-ulang akan
    mengubah organisasi internal otak, yang pada akhirnya akan sangat membantu dalam
    melakukan proses mengingat. Jadi kuncinya adalah berlatih, berlatih, dan berlatih.
  7. Beri kesempatan pada ide- ide baru
    Kebanyakan dari kita memperoleh kelebihan kemampuan yang dengan cepat
    menyaring fakta yang ada dan dengan cepat pula memutuskan "ya-atau-tidak".
    Kreativitas memerlukan lebih banyak waktu senggang atau pendekatan yang lebih
    santai -- yaitu dengan memberikan ruang bagi ide- ide gila Anda.
  8. Pilih profesi yang menghadirkan tantangan bagi otak dan pasangan yang
    cerdas
    Orang-orang yang berkarir di bidang yang memerlukan tingkat konsentrasi atau
    penggunaan intelegensi tinggi besar kemungkinannya untuk dapat mempertahankan
    kognisinya di level tertinggi. Selain itu, menikahi seseorang yang pintar juga dapat
    membantu Anda untuk terus mendapat stimulasi tingkat tinggi.
  9. Jangan ragu untuk mengetahui hal- hal baru
    Kreativitas kerap diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengadaptasikan satu
    cara penyelesaian masalah ke masalah lain yang berbeda. Banyak sekali contoh
    kreativitas manusia yang bermula dari hal-hal kecil (namun menjadi besar), misalnya
    ide membuat pin untuk membuka kaleng minuman ringan yang berasal dari cara
    seseorang membuka kulit pisang.
  10. Belajar dari pengalaman Da Vinci
    Seperti halnya Da Vinci yang terkenal dengan ide-ide revolusionernya (dan membuatnya dijuluki sebagai pelopor jaman rennaisance), tidak ada salahnya melakukan hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, yang tujuannya adalah untuk merangsang stimulasi otak. Beberapa diantaranya misalnya melakukan juggling bola atau menulis dengan tangan kiri (atau kanan bagi Anda yang kidal).
  11. Perhatian
    Pernah mengalami lupa nama seseorang beberapa saat setelah Anda bertemu atau
    berkenalan dengannya? Masalahnya bukan pada ingatan Anda, namun lebih ke arah konsentrasi yang tercurah saat itu. Dengan bertambahnya umur, kita harus lebih sering
    mengulang-ulang informasi yang baru didapat supaya masuk ke pusat penyimpanan
    data yang terletak di dalam otak kita.
  12. Mendengarkan musik klasik
    Seorang psiolog eksperimental menemukan sebuah bukti yang mendukung adanya "Efek Mozart" -- otak yang terekspos (dalam hal ini mendengarkan) musik klasik
    (contohnya Mozart) akan dirangsang saedemikian rupa sehingga informasi yang kita
    peroleh dapat masuk lebih cepat ke dalam otak.
  13. Menjaga kebugaran badan
    Banyak yang percaya bahwa dengan berolah raga, maka kemampuan
    berpikir/mengingat juga akan semakin menguat. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya
    kadar oksigen dan nutrisi yang dialirkan ke dalam otak, sehingga merangsang sel-sel
    otak untuk tumbuh lebih pesat. Meski penelitian belum membuktikan pandangan ini
    akurat, rasanya tidak ada salahnya kalau dicoba.
  14. Mencoba sesuatu yang baru
    Dalam sebuah studi yang membandingkan orang-orang yang mudah mengalami
    burnout dengan mereka yang dapat mempertahankan kreativitasnya, diketahui bahwa
    kelompok yang terakhir dapat mempertahankan penampilannya karena terus berusaha
    menambah pengetahuannya. Jadi, siapa bilang membaca itu tidak penting?
  15. Hindari hal-hal yang bisa membuat Anda tidak fokus
    Saat berada dalam situasi chaos atau berisik di mana banyak hal-hal di sekitar yang
    mampu mengganggu konsentrasi. Seandainya harus mengerjakan sesuatu yang
    penting, akan lebih baik bila Anda mampu menjauh dari lingkungan tersebut, misalnya
    dengan menyendiri di tempat sepi supaya lebih berkonsentrasi.

Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan adalah untuk tetap mengobarkan semangat (rasa cinta)
Anda terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan! Dalam sebuah penelitian yang dilakukan
seorang psikolog Belanda terhadap master dan grandmaster catur menunjukkan bahwa tidak
ada perbedaan tingkat kecerdasan diantara mereka. Satu-satunya yang membedakan adalah :
para grandmaster menyukai dan menghayati permainan catur. Ini menunjukkan bahwa
semangat seseorang adalah pemicu yang paling baik bagi kreativitas. Coba saja kalau tidak
percaya!




Contoh Daftar Riwayat Hidup : Finance & Accounting

Contoh Daftar Riwayat Hidup : Finance & Accounting


DAFTAR RIWAYAT HIDUP


Data Pribadi
Nama
: Setyarini Rahayu
Tempat, Tanggal Lahir : Surabaya, 06 Nopember 1982
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Katholik
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Jl. Kebagusan III/20
: Pal Merah, Jakarta Selatan 12220
Telephon
: 021-7665239 (rumah)
021-5249972 (kantor)
0812-590590 (HP)

Latarbelakang Pendidikan
Formal
1991 – 1994 : SMP 624, Jakarta
1994 – 1997 : SMEA 804 Jakarta
1997 – 2001 : Yayasan Administrasi Indonesia (YAI), Jakarta

Non Formal
1994 – 1996 : Kursus Komputer di Bina Informatika Nusantara, Jakarta
1996 – 1997 : Kursus Bahasa Inggris di Berlitz English, Jakarta
2003 – 2003 : Kursus Pajak (Brevet A & B)

Kemampuan

* Kemampuan Akuntansi dan Administrasi (Accounting & Administration Skills) Journal printing & Calculation, Ledger, Project Data Updating, Teller, Salary Calculation, Petty Cash Payroll & Calculation, Inventory Controls)
* Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS PowerPoint, MS Access, MS Outlook dan Internet)
* Sistem Perpajakan

Pengalaman Kerja

* Praktek Kerja Lapangan:

Praktek Kerja di PT. ARJUNA CARGO, Jakarta
Periode: April 1997 - June 1997
Tujuan : Persyaratan kelulusan SMEA 804 Jakarta
Posisi : Operator Administrasi
Rincian Pekerjaan:

- Mengupdate data konsumen
- Mengatur jadwal pertemuan dengan konsumen
- Menyiapkan surat-surat pernawaran untuk konsumen
- Menyiapkan tagihan



* Bekerja di PT. SAMUDRA SEDAYA CARGO, Jakarta

Periode : Januari 2002 - Mei 2005
Status : Karyawan Tetap
Posisi : Staf bagian Finance
Rincian pekerjaan :

- Mengelola kas kecil
- Melakukan surat menyurat bisnis
- Mengontrol persediaan peralatan kantor
- Menerbitkan dan menerima faktur dari pemasok
- Penggajian (payroll)

source : http://www.ngelamar.com

Contoh Surat Lamaran Kerja : Accounting & Finance

Contoh Surat Lamaran Kerja : Accounting & Finance



Jakarta, 20 Desember 2006


Kepada Yth,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Abdi Bangsa Sejahtera Finance
Jl. Kejayaan No. 50
Jakarta Selatan

Dengan hormat,

Sesuai dengan penawaran lowongan pekerjaan dari bapak/ibu seperti yang termuat di harian Media Indonesia tanggal 18 Desember 2006, saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam tim Accounting & Finance di PT. Abdi Bangsa Sejahtera Finance.

Usia saya 27 tahun, telah menikah dan memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik. Saya dapat berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan dan memiliki kemampuan Akuntansi yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti MS Excel, MS Word, MS Acces, MS PowerPoint, MS OutLook, Internet, maupun software khusus Accounting seperti SAP, serta surat-menyurat dalam bahasa Inggris.

Saat ini saya bekerja sebagai staff Accounting di PT. Pandawa Finance. Saya senang untuk belajar, dan dapat bekerja secara mandiri maupun dalam tim dengan baik. Dalam surat ini saya lampirkan data-data tentang diri saya berikut foto terakhir sebagai bahan pertimbangan bapak/ibu.

Saya berharap bapak/ibu bersedia meluangkan waktu untuk memberikan kesempatan wawancara, sehingga saya dapat menjelaskan secara lebih terperinci tentang potensi diri saya.

Hormat saya,




Darius Sindunatra


Tips Umum Menulis Surat Lamaran

Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. Berbagai tips di bawah akan membantu Anda.
1. Kesan Individual
Jika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda.
Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Secara khusus, untuk surat yang ditujukan pada seorang perempuan, jika Anda tidak mengetahui status pernikahannya, gunakan awalan Ms. Contoh: Ms. Suryanegara.
Ingat: Di Internet dan di MS Word tersedia banyak template atau contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda.
2. Singkat dan Padat
Jangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit.
Ingat: Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan mungkin menerima belasan bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif.
3. Rapi dan Bersih
Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca.
Ingat: Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda.
4. Isi
Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:
• Pembukaan: Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut.Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan di Internet, atau dari seorang teman Anda.
• Pekerjaan Anda sekarang: Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, "Saya membawahi lima orang junior manager". Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik.
• Pendidikan: Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran.
• Penutup: Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan "Terima kasih".
5. Proof Read
Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,"Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan".

Saran-Saran Menghadapi Wawancara

Sumber: HanyaWanita.com

Bagi Anda pencari kerja yang dipanggil untuk menjalani wawancara kerja, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa saran di bawah ini.
• Pastikan anda sudah tahu tempat wawancara
• Jika tidak diberitahu terlebih dahulu jenis pakaian apa yang harus dipakai, maka gunakan pakaian yang bersifat formal, bersih dan rapi.

How to write a Curriculum Vitae (CV)

Source: http://www.eastchance.com

The CV (resume, in American English) is meant to introduce you and yourbackground to
somebody who does not know you and barely has time to getto know you. It should present you
in the best possible light, in aconcise and well-structured manner. There are plenty of resumewritingguides
out there, that can teach you to the smallest details how towrite one. Their regular
problem is that they do not agree with eachother when it comes to details. This is why we have
put here together anumber of generally agreed guide-lines, plus some specific details thatcould
help EE students. A regular CV for business purposes shoulddefinitely not go over one A4 page.
If you intend to use it foracademic purposes and not for a job, the CV can pass that limit, on
thecondition that you use the extra space to describe academic activities,like conferences,
publications list, etc. A well-written CV shows firstwhat is most important, but contains all
relevant information. To thisgoal, we advise you to adapt it to your target (specific type of job
orscholarship). Cut information from your CV only as a solution of lastresort, but pay attention to
the order in which you present it in yourCV.

Print the CV on plain-white A4 paper, save some of the same type forthe cover letter - did we say
that you should never, but never! send aCV without a cover letter - and find matching A4
envelopes. If theannouncement does not say anything about a cover letter, you stillshould send
one. It introduces your CV to the reader, attractsattention to certain parts of it that you want to
bring to light, ormentions aspects that for some reason could not be listed in your CV.
To make it look neat, we suggest you use one of the Word pre-madeformats, unless you are a
computer-savvy and feel confident that youcan produce an even better-structured and easier-toread
format. Youwill be able to introduce you own headers in that format; below we havea word
of advice for those most-often met in a CV.
Personal details - here you should include your birth date, contactaddress, email, telephone
number and nationality. In case you have botha permanent and study address, include both, with
the dates when youcan be contacted at each of them. Personal details can be written withsmaller
fonts than the rest of your CV, if you want to save space. Theydo not have to jump in the reader?
attention - you will never convincesomebody to hire you because you have a nice email alias! If
your CVmanaged to awaken the reader's interest, he or she will look aftercontact details - it is
important that they be there, but not that theyare the first thing somebody reads in your CV. You
should write yourname with a bigger font than the rest of the text, so that the readerknows easily
whose CV is he or she reading. If you need to save space,you can delete the Curriculum Vitae
line on the top of your CV. Afterall, if you have done a good job writing it, it should be obvious
thatthat piece of paper is a CV, no need to spell it out loud.
Objective - this is a concise statement of what you actually want todo. It's not bad if it matches
the thing you are applying for. Don'trestrict it too much "to get this scholarship", but rather "to
developa career in… " the thing that you're going to study if you get thescholarship. If you apply
for a job, you can be even more specific - "to obtain a position in… , where I can use my skills
in·. You can usea few lines to describes that specifically, but keep in mind that youshould show
what you can do for the company more than what the companycan do for you. Writing a good
objective can be tough; take some timeto think about what exactly are you going to write there.
If you, the visitor of our site, are who we think we are - a youngstudent, or a person who has just
graduated, you should start your CVwith your education. Very probably, at this age it is your
mostimportant asset. We suggest you use the reverse chronological order,since it is more
important what master? degree you have rather thanthat, very probably, you went to high school
in your native town. Nomatter for which order you decide - chronological or reverse - youshould
keep it the same throughout the rest of your CV. Try to give anexact account of your
accomplishments in school: grades (do not forgetto write the scale if it may differ from the one
the reader of your CVis used to), standing in class (in percent), title of yourdissertation, expected
graduation date if you think this is animportant aspect. There is no need to write all of the above,
but onlythose that put you in the best light. Are you not in the best 20% ofyour class? Better not
to mention ranking then, maybe you still havegood grades, or your school is a renowned one. In
any case, do not makeyour results better than in reality - you cannot know how thisinformation
may be checked and the whole application will losecredibility. Cheating is a very serious offense
in Western schools.
Awards received - you should introduce this header right after theeducation, in order to outline all
the scholarly or otherwisedistinctions you have received. Another solution is to include
theseawards in the education section, but this might make the lecturedifficult - the reader wants to
get from that section an impressionabout the schools you went to and the overall results, not
about everydistinction you were awarded. Still, these are important! Therefore,here is the place to
mention them - scholarships, stages abroad you hadto compete for, prizes in contests, any kind of
distinction. Here, sameas everywhere in your CV, write a detailed account of what happened:
donot just mention the year and "Prize in Physics", but rather give theexact date (month), place,
name and organiser of the competition. For ascholarship abroad, write the time frame, name of
the University,Department, the subject of classes there - e.g. managerial economics -name of the
award-giving institution, if different from that of thehost-university.
Practical experience - here you should include internships as well.Don't feel ashamed with what
you did, don't try to diminish youraccomplishments! Nobody really expects you to have started a
milliondollar business if you're still a student - even better if you did,though! Accountability is an
important criterion for what you write inthis section. The account should show what you applyfor a job you have to show growth-potential. That is, that you provedsome kind of progress
from one job to another and that especially atthe last one you were so good, you could obviously
do something thatinvolves more responsibility - like the job you are applying for now.The overall
result should portray you as a leader, a person withinitiative and creativity - don't forget you have
to convince thereader of your CV that you are the best pick for that job.
Extracurricular activities - if you're writing a professional, and notan academic CV, this is the
place to mention conferences or any otheractivities outside the school that for some reason did
not fit in theCV so far. A good section here can help a lot towards that goal ofportraying you as a
leader, a person with initiative, not just a nerdwith good grades.
Languages - list here all the languages you speak, with a one-worddescription of your knowledge
of that language. We suggest thefollowing scale: conversational, intermediate, advanced, and
fluent.List any certificates and/or results like TOEFL scores, with date.
Computer skills - write everything you know, including Internetbrowsers and text editing skills.
There is no absolute need to know C++unless you wanna be a programmer or something. List
certificates andspecialty studies as well.
Hobbies - list them if space is left on the page. They look fine in aCV, showing you are not a nolife
workaholic, but a normal person.There is no need to have a 20,000 pieces stamp collection,
you canmention reading or mountain tracking as well.
You can introduce other headers that suit your needs. Some CV's, forexample, have a summary
heading, that brings in front what the authorconsiders to be the most important stuff in his/her
CV. A referencessection, where you can list with contact details persons ready torecommend you
can be added as well. If it misses, the recruiters willassume they are available on request.




Sopankah Menanyakan Hasil Wawancara?

Sumber: GloriaNet

Panggilan wawancara kerja merupakan saat yang paling menyenangkan bagi pencari kerja. Karena panggilan tersebut merupakan langkah awal untuk meniti pekerjaan yang diidamkan. Tak heran jika test wawancara atau test interview menimbulkan banyak harapan di dalam diri pencari kerja. Bayangan mendapatkan pekerjaan yang bagus, gaji yang cukup dan teman-teman kerja yang menyenangkan seakan sudah di pelupuk mata.

Tetapi seringkali terjadi harapan tinggallah harapan, panggilan selanjutnya ternyata hanya tinggal penantian dan impian. Dering telepon atau surat panggilan selanjutnya, tak kunjung tiba. Anda pun jadi penasaran dan diliputi berbagai pertanyaan, apakah akan ada panggilan lagi atau memang hasil wawancara Anda tidak diproses. Tak jarang harapan yang tadinya berkobar mendadak padam.
Memang, pada beberapa perusahaan memerlukan waktu yang agak lama bahkan ada yang membutuhkan waktu sampai satu bulan untuk memproses kelanjutan test wawancara. Nah, kalau Anda menghadapi situasi demikian, agar tidak penasaran, Anda dapat menanyakan kepastian kepada perusahaan tersebut melalui telepon. Anda dapat bertanya setelah melewati waktu dua minggu dari waktu wawancara. Tanyakan langsung pada divisi HRD atau orang yang mewawancarai Anda.
Jangan merasa ragu dan takut untuk menanyakan hal ini, karena bertanya merupakan hak Anda. Lagi pula, menanyakan kepastian kabar dan kelanjutan proses lamaran Anda dalam waktu dua minggu atau lebih setelah wawancara adalah hal yang etis dan cukup sopan. Perusahaan pun pasti maklum atas pertanyaan Anda. Untuk itu usai wawancara, ada baiknya Anda menanyakan siapa dan nomor telepon yang dapat dihubungi untuk menanyakan hasil wawancara Anda.
Jika pihak perusahaan menjawab bahwa hasil test Anda tersimpan dalam database dan sewaktu-waktu diperlukan Anda akan dipanggil lagi, berarti jawaban sesungguhnya lamaran Anda tidak diproses lebih lanjut. Jawaban seperti itu biasanya merupakan penolakan secara halus setidaknya untuk saat itu. Bisa jadi, suatu saat jika ada kualifikasi yang cocok, Anda akan dipanggil lagi. Namun dengan jawaban seperti itu Anda jangan lantas terus menanti tanpa berusaha lagi. Buatlah lamaran lain sebanyak-banyaknya.
Sebaliknya kalau jawaban perusahaan memberi kepastian, misalnya,"Anda memang memenuhi kualifikasi kami dan dengan pertanyaan Anda, kami sekaligus memanggil Anda pada tanggal...", berarti kemungkinan besar Anda akan diterima. Mungkin saat itu pihak perusahaan belum sempat menghubungi Anda lebih lanjut dikarenakan adanya kepentingan lain.
Hidup ini memang penuh dengan kemungkinan. Untuk itu Anda jangan berhenti berusaha untuk mendapatkan kemungkinan yang terbaik. Sehingga kemungkinan itu akan menjelma menjadi suatu 'kepastian' yang menggembirakan. (GCM/Astaga)